Jumat, 21 Oktober 2022

Diskusi 3 - Hukum Agraria Semester I Universitas Terbuka

Di dalam hukum agraria dikenal pendaftaran tanah,coba jelaskan apa yang dimaksud  tujuan dari pendaftaran tanah serta sebutkan manfaat dari pendaftaran tanah itu  ?
Tujuan pendaftaran tanah adalah menjamin kepastian hukum. PP nomor 10 tahun 1961 menyebutkan tujuan pendaftaran tanah adalah menjamin kepastian hukum dari hak-hak atas tanah. Dan dalam PP Nomor 24 Tahun 1997 tujuan pendaftaran tanah di tegaskan sebagai berikut :
1.    Memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas suatu bidang tanah, satuan rumah susun, dan hak hak lain yang terdaftar agar dengan mudah dapat membuktikan dirinya sebagai pemegang hak yang bersangkutan;
2.    Menyediakan informasi kepada pihak pihak yang berkepentingan termasuk pemerintah agar dengan mudah dapat memperoleh data data yang diperlukan dalam mengadakan perbuatan hukum mengenai bidang-bidang tanah dan satuan-satuan rumah susun yang sudah terdaftar.
3.    Terselenggaranya tertib administrasi pertanahan.
Adapun manfaat dari pendaftaran tanah itu adalah memberikan kepastian hukum kepada dan kepastian hak atas tanah. Dengan didaftarkannya tanah dan hak hak atas tanah beserta peralihannya, pihak pihak yang bersangkutan dengan mudah dapat mengetahui status dan kedudukan hukum dari tanah tertentu, letak, luas dan batas batas serta siapa pemiliknya serta beban apa yang ada di atasnya.
Sumber : modul administrasi pertanahan UT  

Diskusi 2 - Hukum Agraria Semester I Universitas Terbuka

manajemen pertanahan dan jelaskan sebab timbulnya permasalahan dalam hukum pertanahan?
- manajemen mengandung tiga pengertian yaitu sebagai proses, sebagai kolektivitas orang yang melakukan aktivitas manajemen, dan manajemen sebagai suatu seni dan ilmu
- pertanahan merupakan kebijaksanaan yang digariskan oleh pemerintah dalam megatur hubungan hukum antara tanah dan orang sebagaimana yang ditetapkan oleh UUD 1945 dan dijabarkan dalam UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang UUPA atau disamakan dengan istilah agraria.
- manajemen pertanahan merupakan suatu usaha dan kegiatan suatu organisasi dan manajemen yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijakan pemerintah di bidang pertanahan dengan mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan termasuk juga sebagai upaya pemerintah di bidang pertanahan dalam menentukan dan mencapai sasaran dengan memanfaatkan sumber daya, baik manusia maupun material, melalui koordinasi dengan menjalanka fungsi-fungsi sebagai berikut :
1. planning
2. executing 
3. organizing
4. persuading
5. leading
6. evaluating
pengertian dari fungsi tersebut bisa di lihat dihalaman 61 modul 2/ADPU4335 buku administrasi pertanahan karya Nandang Alamsyah D
- adapun permasalah dalam hukum pertanahan yaitu masalah yang bersifat perdata, yaitu masalah masalah yang menyangkut gugatan terhadap suatu dasar hak/peralihan hak yang digunakan sebagai dasar pemberian hak atas tanah (originair) atau pencatatan pemindahan hak/balik nama (derivatif). misalnya, tanah dijual dua kali, 

Diskusi 1 - Hukum Agraria Semester I Universitas Terbuka

ciri-ciri pokok administrasi dilihat dari sudut pandang hukum agraria

administrasi adalah kegiatan kerja sama yang dilakukan sekelompok orang berdasarkan pembagian kerja sebagaimana ditentukan dalam struktur dengan mendayagunakan sumber daya-sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Ciri-ciri pokok administrasi adalah sekelompok orang, adanya pembagian kerja secara terstruktur, tujuan yang akan dicapai serta memanfaatkan berbagai sumber daya.
administrasi pertanahan adalah suatu usaha dan manajemen yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan pemerintah dibidang pertanahan dengan mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujuan sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku.

Kamis, 20 Oktober 2022

Diskusi 8 - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

Diskusikanlah cara-cara mengutip dari jurnal elektronik dan jurnal nonelektronik . Berikan 3 contoh dari masing-masing jurnal (elektronik dan nonelektronik).
Pembahasan :
Diskusikanlah cara-cara mengutip dari jurnal elektronik dan jurnal nonelektronik . Berikan 3 contoh dari masing-masing jurnal (elektronik dan nonelektronik).
Pembahasan :
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
Berikut ini terdapat beberapa pedoman dalam kutipan terdiri atas:
1. Kutipan harus diletakkan di akhir kalimat, di dalam tanda baca ,contoh : Aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan (Larsen, 1971). Atau dengan cara lain, nama keluarga penulis dapat digabungkan kedalam teks. Contoh: Larsen (1971) menyatakan bahwa aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan.
2. Kutipan dapat ditulis dengan cara : (Cooper, 1999), atau (Cooper, 1999: 23) atau Cooper (1999) atau Cooper (1999: 23) tergantung bagaimana cara mengutip, apakah mencantumkan nomor halaman referensi atau tidak.
3. Jika terdapat dua atau lebih penulis, gunakan tanda penghubung (&) di dalam kurung. Contoh : (Dunphy & Stace, 1990) atau Dunphy & Stace (1990).
4. Jika terdapat tiga penulis atau lebih, penulisan pertama kali sebutkan semua penulis, kemudian untuk penulisan berikutnya cukup tulisan nama pertama diikuti dengan et al .  Contoh : Mc Taggart et al.
5. Jika sebuah publikasi tidak memiliki pengarang, gunakan nama organisasi sebagai pengarang.
6. Jika Anda mengutip pernyataan yang telah dikutip penulis lain, Anda perlu mentakan : (Carini, dikutip dalam Patton, 1990)
7. Dua atau lebih kutipan harus dituliskan sesuai urutan abjad dan dipisahkan, dengan tanda titik koma. Contoh : (Abrahamson, 1991; Daniels, 1990).
8. Jika kutipan lebih dari 40 kata, tuliskan kutipan menjorok ke dalam dengan spasi tunggal dan tidak memakai tanda kutip.
Kalau Sumbernya Jurnal
Penulisan jurnal sebagai Daftar Pustaka mengikuti urutan: nama belakang penulis, nama depan penulis (disingkat), tahun penerbitan (dalam tanda kurung), judul artikel (ditulis di antara tanda petik), judul jurnal dengan huruf miring/ digarisbawahi dan ditulis penuh, nomor volume dengan angka Arabdan digarisbawahi tanpa didahului dengan singkatan “vol”, nomor penerbitan (jika ada) dengan angka Arab dan ditulis di antara tanda kurung, nomor halaman dari nomor halaman pertama sampai dengan nomor halaman terakhir tanpa didahului singkatan “pp” atau “h”.
Contoh:
Barrett-Lennard, G.T. (1983) “The Empathy Cycle: Refinement of A Nuclear Concept”. Journal of Counseling Psychology. 28, (2), 91-100.
Kalau Sumbernya Buku
Kalau sumbernya tertulisnya berupa nuku maka urutan-urutan penulisannya adalah: nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat), tahun penerbitan, judul buku digarisbawahi, edisi, kota asal, penerbit. Daftar Pustaka berupa buku ditulis dengan memperhatikan keragaman berikut.
1) Jika buku ditulis oleh seorang saja:
Poole, M.E. (1976). Social Class and Language Utilization at the Tertiary Level. Brisbane: Unversity of Queensland.
2) Jika buku ditulis oleh dua atau tiga orang maka semua nama ditulis. Dunkin, M.J. dan Biddle, B.J. (1974). The Study of Teaching. New York: Holt Rinehart and Winston Lyon, B., Rowen, H.H. and Homerow, T.S. (1969). A History of the Western World. Chicago: Rand Mc Nally.
3) Jika buku ditulis oleh lebih dari tiga orang, digunakan et al. (dicetak miring atau
digarisbawahi):
Ghiseli, E. et al. (1981). Measurement Theory for The Behavioral Sciences. San Francisco: W.H. Freeman and Co.
4) Jika penulis sebagai penyunting:
Philip, H.W.S. dan Simpson, G.L. (Eds) (1976). Australia in the World of Education Today and Tomorrow. Canberra: Australian National Commission.
5) Jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan tulisan
banyak orang:
Pujianto. (1984). “Etika Sosial dalam Sistem Nilkai Bangsa Indonesia”, dalam Dialog
Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang: YP2LPM.
6) Jika buku itu berupa edisi:
Gabriel, J. (1970). Children Growing Up: Development of Children’ Personality
(third ed.). London: University of London Press.
Kalau sumbernya di luar Jurnal dan buku :
1) Berupa skripsi, tesis, atau disertasi
Soelaeman, M.I. (1985). Suatu Upaya Pendekatan Fenomenologis terhadap Situasi Kehidupan dan Pendidikan dalam Keluarga dan Sekolah. Disertasi Doktor pada FPS IKIP Bandung: tidak diterbitkan.
2) Berupa publikasi Departemen
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1998). Petunjuk Pelaksanaan Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta: Depdikbud.
3) Berupa dokumen
Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. (1983). Laporan Penilaian Proyek pengembangan Pendidikan Guru. Jakarta: Depdikbud.
4) Berupa Makalah:
Kartadinata, S. (1989). “Kualifikasi Profesional Petugas Bimbingan Indonesia: Kajian Psikologis”. Makalah apda Konvensi 7 IPBI, Denpasar.
5) Berupa surat kabar
Sanusi, A. (1986). “Menyimak Mutu Pendidikan denga Konsep Takwa dan Kecerdasan, Meluruskan Konsep Belajar dalam Arti Kualitatif.” Pikiran Rakyat (8 September 1986).
Kalau sumbernya dari Internet
1) Bila karya perorangan
Cara penulisannya ialah:
Pengarang/penyunting. (Tahun). Judul (edisi), [jenis medium]. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses]
Contoh:
Thomson, A. (1998). The Adult and the Curriculum. [Online]. Tersedia: http:/ /www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/1998/thompson.html[30 Maret 2000]
2) Bila bagian dari karya kolektif
Cara penulisannya:
Pengarang/penyunting. (Tahun). Dalam Sumber (edisi), [Jenis media]. Penerbit. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses[
Contoh:
Daniel, R.T. (1995). The History of Western Music In Britanica online: Macropedia [Online]. Tersedia: http://www.eb.com: 180/cgibin/g:DocF=macro/5004/45/0.html [28 Maret 2000]
3) Bila artikel dalam jurnal
Cara penulisannya:
Pengarang. (Tahun). Judul. Nama Jurnal [Jenis Media], volume (terbitan), halaman. Tersedia: alamat di internet. [tanggal diakses]
Contoh:
Supriadi, D. (1999). Restructuring the Schoolbook Provision System in Indonesia: Some Recent Initiatives dalam Educational Policy Analysis Archives [Online], vol 7 (7), 12 halaman. Tersedia: http://epaa.asu.edu /epaa/v7n7. html[17 Maret 2000]
4) Bila artikel dalam majalah
Cara penulisannya:
Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Majalah [Jenis media], volume, jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses]
Contoh:
Goodstein, C. (1991, September). Healers from the deep. American Health [CD-ROM], 60-64. tersedia: 1994 SIRS/SIRS 1992 Life Science/Article 08A [13 Juni 1995]
5) Bila ertikel di surat kabar
Cara penulisannya:
Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Surat Kabar [Jenis media], jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses]
Contoh:
Cipto, B. (2000, 27 April). Akibat Perombakan Kabinet Berulang, Fondasi Reformasi Bisa Runtuh. Pikiran Rakyat [Online], halaman 8. tersedia: http://www.[pikiran-rakyat.com.[9 Maret 2000]
6) Bila pesan dari E-mail
Cara penulisannya:
Pengirim (alamat e-mail pengirim). (Tahun, tanggal, bulan). Judul pesan. Mail kepada penerima [alamat e-mail penerima]
Contoh:
Mustafa, Bachrudin (Mustafa@indo.net.id). (2000, 25 April). Bab Laporan penelitian. E-mail kepada Dedi Supriadi (Supriadi@indo.net.id).
Contoh pengutipan rujukan dari internet.
1. Dari WWW
Walker, Janice R. “MLA-Style Citations of Electronic Sources.” Style Sheet. http./ /www.cas.usf.edu/English/walker/mla.html (10 Feb. 1996)
2. dari File Transfer Protocol (kutipan yang dipungggah [download] melalui FTP)
Johnson-Eilola, Jordan, “Little Machines: Rearticulating Hypertext Users.” ftp daedalus.com/pub/CCCC95/Johnson-eilola (10 feb. 1996)
3. Dari ratron (surat electron, e-mail)
Bruckman, Amy S. “MOOSE Crossing Proposal.” Mediamoo@media.mit.edu (20 Des. 1994)
4. Dari komunikasi lisan sinkronis (chatting), nama teman chatting menggantikan nama penulis, jenis komunikasi (misalnya, wawancara pribadi, alamat ratron (jika ada), tanggal komunikasi dalam tanda kurung.
Marsha s_Guest. Personal interview. Telnet daedalus.com7777 (10 Feb 1996)

 

Diskusi 6 - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

1. Carilah sebuah abstrak penelitian/artikel ilmiah, lalu ungkapkan kelebihan dan kelemahan abstrak pilihan Anda.
2. Kirim abstrak pilihan Anda setelah diberi tanda bagian yang baik dan bagian yang kurang/lemah.
pembahasan :
DAMPAK UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU ITE) TERHADAP PERUBAHAN HUKUM DAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT
Suyanto Sidik
F.H. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Email: suyanto_sidik@yahoo.com
Kemajuan spektakuler dibidang teknologi informasi dan komunikasi berdampak sangat besar bagi perkembangan interaksi hukum dan interaksi sosial. Di samping memberikan kontribusi positif bagi pengguna, media teknologi informasi ini juga menimbulkan sisi negatif. Untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah Indonesia menerbitkan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Undang-undang tersebut adalah undang-undang yang pertama yang mengatur tentang pelaksanaan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk membahas dampak undang-undang ITE dan implementasinya bagi pengguna di Indonesia. Metode yang digunakan adalah riset perpustakaan yang berhubungan dengan implementasi di lapangan. Dapat disimpulkan bahwa: (1) undang-undang no. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik memberikan payung hukum bagi masyarakat pengguna teknologi dan transaksi elektronik. (2) perlunya sosialisasi kepada masyarakat agar tercapai kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara teknologi informasi.
Kelebihan :
Tata cara penulisan dan isi abstrak sudah baik karena penulis menjelaskan dasar hukum mengenai penerbitan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). serta menjelaskan latar belakang penelitian yang dibuat secara ringkas, tepat dan jelas. Dalam penulisan jurnal jenis huruf yang digunakan sama dan tersusun dengan baik.
Kelemahan :
Abstrak ini memiliki kelemahanya itu Abstrak tersebut juga memiliki space penulisan yang tidak teratur, tiap paragraph ada yang menjorok kedalam dan ada pula yang tidak menjorok kedalam serta sudut pandang untuk menarik citra virtual bagi pembaca dalam mencari dunia nyata.
 

Diskusi 5 - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

proses penulisan karya ilmiah, dan pentingnya memperhatikan notasi ilmiah
pembahasan :
Menurut Munawar Syamsudin dalam buku Dasar-dasar dan Metode Penulisan Ilmiah (1994), tulisan ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu secara utuh, teratur dan konsisten.
Berikut langkah-langkah dalam menyusun karya ilmiah:
1. Menentukan topik atau tema Topik atau tema merupakan inti atau pokok pembahasan dalam karya ilmiah. Tema atau topik untuk tugas sekolah dan sejenisnya sering kali sudah ditentukan oleh pengajar. Peserta didik tinggal menyusun karya ilmiah berdasarkan tema yang ditawarkan. Lain halnya bila harus menentukan sendiri tema atau topik karya ilmiah. Sebisa mungkin, tema atau topik yang ingin diangkat harus sesuai dengan kemampuan si penyusun karya ilmiah. Baik dari segi objek penelitian, teori dan metodologi yang digunakan, sampai jenis karya ilmiah perlu dipertimbangkan dalam menentukan topik. Hal ini perlu diperhatikan agar penulisan karya ilmiah tidak berhenti di tengah jalan karena tidak sesuai dengan bidang studi atau fokus keilmuan penulis.
2. Mengumpulkan bahan Bahan yang dimaksud dapat berupa pustaka atau benda-benda yang berkaitan dengan penelitian. Untuk karya ilmiah yang menggunakan percobaan atau eksperimen dengan ilmu eksakta, butuh mengumpulkan bahan dan alat tertentu sesuai kebutuhan penelitian. Namun untuk karya ilmiah berbasis analisis dan teori, maka sumber pustaka dapat bewujud cetak maupun elektronik. Contohnya buku, jurnal, dokumen resmi, berita, atau sumber-sumber dari internet.
3. Menentukan hipotesis Hipotesis adalah anggapan, argumen, atau gambaran penulis soal hasil penelitian. Hipotesis ditulis di landasan teori pada bagian pendahuluan. Menyusun hipotesis dapat dilakukan dengan membaca penelitian sebelumnya. Kita juga dapat mengira-ngira sejauh mana teori yang kita gunakan dapat dipadukan dengan objek penelitian. Hipotesis tidak melulu benar dan cocok dengan hasil penelitian, tetapi harus logis dan objektif.
4. Menyusun rancangan penelitian Rancangan penelitian berkaitan dengan jadwal atau waktu yang kita butuhkan dalam menyusun karya ilmiah. Batasan waktu sangat berguna untuk penulisan karya ilmiah dengan metode random sampling dan metode wawancara, agar karya ilmiah tetap fokus dan tidak menyimpang dari tujuan awal. Rancangan penelitian dibuat berdasarkan kemampuan penulis mengumpulkan data dan menganalisisnya.
5. Melaksanan percobaan, turun ke lapangan, atau kajian data Tahap ini dilakukan berdasarkan bidang studi yang bersangkutan. Untuk penulisan karya ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan alam, maka perlu melakukan percobaan atau eksperimen. Untuk penulisan karya ilmiah dalam bidang ilmu sosial atau budaya beberapa perlu menemui narasumber atau melihat langsung kondisi sosial di lapangan. Selebihnya, karya ilmiah dapat disusun dengan mengkaji data atau fakta yang sudah tersedia menggunakan metodologi yang sudah dipilih.
6. Melakukan pengumpulan data Data yang didapat selama eksperimen, turun ke lapangan, atau kajian pustaka dkumpulkan. Penulis karya ilmiah memilah data mana saja yang perlu dimasukkan, disortir, atau menjadi fokus utama dalam karya ilmiah.
7. Merumuskan hasil penelitian Setelah semua tahap dilakukan, maka penyusun karya ilmiah dapat menuliskan kesimpulan. Kesimpulan tersebut berupa hasil penelitian. Penulis menjabarkan apakah hipotesis dan hasil penelitian sejalan, atau melenceng dari perkiraan. Bila melenceng, penulis wajib memperkirakan bagian mana saja yang menjadi kekurangan selama eksperimen atau pengumpulan data. Hasil penelitian tidak bisa didapat bila langkah-langkah sebelumnya tidak dilakukan atau terlewati.
sumber : https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/04/145354369/langkah-langkah-menulis-karya-ilmiah?page=all
pentingnya memperhatikan notasi ilmiah adalah
Apa yang dimaksud dengan karya ilmiah atau karya tulis? Karya ilmiah adalah sebuah tulisan ilmiah seorang peneliti atau beberapa dari hasil riset pada bidang keilmuan tertentu. Misalnya dalam bidang kedokteran, seorang peneliti meriset mengenai perkembangan penyakit tertentu pada suatu masa. Hasil riset tersebut ditulis dalam bentuk laporan ilmiah dan dipublikasikan. itulah yang disebut dengan karya tulis ilmiah. Dalam bidang sosial, misalnya seorang peneliti meriset mengenai nilai-nilai budaya tertentu. Hasilnya dituangkan dalam bentuk laporan tertulis. maka itu juga disebut sebagai karya tulis ilmiah.
Bagaimana karya ilmiah yang baik? Karya ilmiah yang baik harus mereferensi kepada penelitian yang lain yang sebelumnya telah dilakukan. Karya tulis ilmiah tidak boleh subjektif atau menggunakan perspektif peneliti. tentu saja harus objektif atau pendeketan fakta. Karya tulis ilmiah tidak boleh lepas konteks. Artinya harus memperhatikan penelitian-penelitian sebelumnya pada disiplin ilmu terkait.
Bagaiman proses publikasi ilmiah? Sebelum sebuah karya tulis ilmiah tentunya harus melalui review dari ahli yang mengerti pada disiplin ilmu tersebut. Karya ilmiah tersebut harus diseleksi apakah sudah memenuhi unsur-unsur penting bagi karya ilmiah. Jika telah memenuhi maka itu apat dipublikasikan. Unsur-unsur penting tersebut meliputi bagaimana format penulisan karya ilmiah, konten, ide orisinal, dan bagaimana kutipan terhadap karya tulis ilmiah yang lain.
Bagaimana peran karya ilmiah dalam pengembangan keilmuan? Karya tulis tulis ilmiah memegang peranan penting dalam pengembangan dan penyebaran keilmuan. Itulah sebabnya di setiap perguruan tinggi mewajibkan mahasiswanya untuk menulis karya ilmiah sebelum menyelesaikan studinya. Melalui karya tulis ilmiah, sebuah ilmu terus terbarukan. Setiap peneliti terus menerus memperbaharui hasil temuannya, baik oleh peneliti itu sendiri atau oleh peneliti yang lain. Melalui karya tulis ilmiah pula, temuan-temuan terbaru disebarkan melalui jurnal dan tulisan-tulisan.
sumber : https://www.globalstatistik.com/pentingnya-karya-ilmiah-dalam-pengembangan-ilmu/

Diskusi 3 - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

1. Berapa jam yang Anda sediakan waktu untuk membaca dalam satu hari?
- dengan kerjaan di kantor sebagai jurusita yang kegiatannya ke lapangan saya tidak bisa menyediakan waktu membaca dalam satu hari, namun dalam keadaan senggang yaitu hari sabtu saya mulai membaca 2 jam satu hari dalam seminggu dan mengerjakan tugas tugas dari UT.
2. Pengetahuan penting apa saja yang Anda peroleh dari membaca ? Tuliskan lima hal/pengetahuan terpenting bagi Anda. Jelaskan mengapa. 
saat ini modul membaca saya adalah mengenai pengatahuan kuliah saya yaitu melalui modul yang dikirim oleh Universitas Terbuka dan melalui youtube.
yaitu ada pengantar ilmu hukum, bahasa indonesia, pendidikan agama islam, bahasa inggris, administrasi pertanahan dan ilmu sosial budaya dasar.
dari sekian modul saya rasa semua modul sangat bermanfaat dikarenakan bisa menambah ilmu.
3. Strategi membaca apa saja yang Anda gunakan dalam membaca? Mengapa Anda menggunakan strategi tersebut?
- tidak ada strategi yang khusus, saya membaca hanya semampu saya di hari sabtu 2 jam sekali dalam seminggu dan melalui youtube, dikarenakan rutinitas kerja dari hari senin sampai jumat dan saya pulang pergi dari jambi ke muara sabak yang membutuhkan waktu 1.5 jam pergi dan 1.5 pulang dengan menggunakan kendaraan roda 2, tapi saya usahakan untuk hari minggu saya pergunakan waktu saya 2 jam atau lebih untuk membaca, terutuma membaca modul modul kuliah saya. 

Diskusi 2 - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

1. apa yang Anda ketahui tentang sejarah perkembangan bahasa Indonesia dalam diskusi kedua ini;
Bahasa melayu merupakan cikal bakal atau ada orang menyebutnya sebagai emvrio lahirnya bahasa indonesia dan sudah digunakan di kawasan asia tenggara sejak abad ke 7. bukti nya dengan ditemukannya prasasti kedukan bukti dan prasasti talang tuwo di palembang, prasasti kedukan bukti di bangka barat, dan prasasti talang tuwo di jambi. bahasa melayu yg merupakan cikal bakal bahasa indonesia adalah sebagai bahasa yang mudah dipelajari dan juga sebagai bahasa perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar kerajaan. bahasa melayu menyerap kosa kata dari bahasa sanskerta, bahasa persia, bahasa arab dan bahasa eropa, sehingga bahasa melayu dalam perkembangannya memiliki varian dan dan dialek.
2. ungkapkan pula hal yang menurut Anda menarik dari sejarah perkembangan bahasa Indonesia yang anda ketahui dan berikan alasan mengapa Anda menganggap hal itu menarik.
bahasa indonesia yang berawal dari bahasa melayu memiliki sejarah dari zaman kerajaan terdahulu contohnya kerajaan sriwijaya bahasa melayu digunakan sebagai hasa kebudayaan, yaitu bahasa buku pelajaran agama budha, dan perkembangan nya bahasa melayu tampak makin jelas dari peninggalan kerajaan islam, baik yang berupa batu bertulis, seperti tulisan pada batu nisan di Minye Tujoh, Aceh, yang bertuliskan angka tahun 1380 M, maupun hasil susatra abad ke-16 dan ke-17, sepertti syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-raja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin.
bahasa melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama islam di wilayah nusantara, karena bahasa yg mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan. 
Sertakan/tuliskan sumber atau asal dari mana saja Anda memperoleh pengetahuan tersebut. 
Sumber : Modul Bahasa Indonesia Anang Santoso, dkk Universitas Terbuka

Diskusi I - Bahasa Indonesia Semester I Universitas Terbuka

1. hakikat atau pengertian bahasa :
Hakikat Bahasa adalah inti sari atau dasar kenyataan sebenarnya dari bahasa, Untuk mengetahui hakikat bahasa, kita harus menelusuri tiga aspek dasar bahasa, yakni: isi bahasa, sifat bahasa, dan ciri bahasa.
pengertian bahasa adalah alat untuk menyampaikan suatu hal, bahasa juga adalah alat untuk berinteraksi atau alat berkomunikasi. Bahasa digunakan sebagai alat untuk menyampaikan gagasan, pikiran, konsep maupun perasaan.

2. fungsi utama bahasa dan beberapa fungsi lainnya berdasarkan yang Anda ketahui :
fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi
fungsi bahasa lainnnya adalah sebagai alat pemersatu bangsa 

3. alasan bahasa Melayu yang dipilih menjadi cikal bakal bahasa Indonesia ;
karena bahasa melayu mudah dimengerti dan mudah dipelajari, bahasa melayu merupakan bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan

4. Perbedaan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara:
perbedaan fungsi bahasa indonesia adalah sebagai alat pemersatu bangsa yang berbeda suku, agama, ras, adat istiadat dan budaya, menumbuhkan jiwa nasionalisme,  lambang kebanggaan kebangsaan, indentitas nasional, alat perhubungan antarwarga, antardaerah dan antarbudaya, dan alat pemrsatu suku, budaya dan bahasa di Nusantara. Sedangkan dalam kedudukannya sebagai bahasa negara bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan, alat perhubungan tingkat nasional dan
alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tugas 3 - Bahasa Inggris Semester I Universitas Terbuka

A. Identify the direct object and the indirect object of the following sentences.
1. My mother gifted me a necklace.
2. The principal granted us leave.
3. Our guest told an interesting story to us.
4. I bade my friends a sad farewell.
5. I promised my support for him.
Answer :
1. My mother gifted me a necklace.
•direct object : Necklace
•indirect object : Me
2. The principal granted us leave.
•direct object : Leave
•indirect object : Us
3. Our guest told an interesting story to us.
•direct object : Interisting story
•indirect object : Us
4. I bade my friends a sad farewell.
•direct object : Sad farewell
•indirect object : My friends
5. I promised my support for him.
•direct object : My support
•indirect object : Him
B. Answer the questions based on the information provided in the reading text. Use scanning to find the information.
Martin Luther King, Jr. was an American clergyman, activist and prominent leader in the African-American Civil Rights Movement whose methods were similar to Mahathma Ghandhi's. He used nonviolent methods to fight for the advancement of civil rights in the USA.
Martin Luther King, Jr was born on January 15, 1929, in Atlanta, Georgia. He was an excellent student and entered Morehouse College in Atlanta, Georgia, when he was only 15 years old. He has become a national icon in the history of modern American liberalism.
A Baptist minister, King became a civil rights activist early in his career. As a result of Rosa Parks refusal to leave her seat for a white passenger, King led the 1955 Montgomery Bus Boycott. He also helped found the Southern Christian Leadership Conference (SCLC) in 1957, serving as its first president. King's efforts led to the 1963 March on Washington, where King delivered his "I Have a Dream" speech. There, he expanded American values to include the vision of a color blind society and established his reputation as one of the greatest orators in American history.
In 1964, King became the youngest person to receive the Nobel Peace Prize for his work to end racial segregation and racial discrimination through civil disobedience and other nonviolent means. By the time of his death in 1968, he had refocused his efforts on ending poverty and stopping the Vietnam War. King was assassinated on April 4, 1968, in Memphis, Tennessee. He was posthumously awarded the Presidential Medal of Freedom in 1977 and Congressional Gold Medal in 2004; Martin Luther King, Jr. Day was established as a U.S. federal holiday in 1986.
(Taken from: https://www.myenglishpages.com/site_php_files/reading-martin-luther-king-junior.php)
1.      Besides Martin Luther King, Jr, who used non-violent methods?
Answer : Mahathma Ghandhi's
2.      How old was Martin Luther King, Jr. when he entered Morehouse College?
Answer : he was only 15 years old
3.      What was the title of Martin Luther King, Jr’s speech?
Answer : King delivered his "I Have a Dream" speech.
4.      When did Martin Luther King, Jr. receive the Nobel Peace Prize?
Answer : In 1964, King became the youngest person to receive the Nobel Peace Prize for his work to end racial segregation and racial discrimination through civil disobedience and other nonviolent means
5.      What was the role of Martin Luther King, Jr. in SCLC?
Answer : He also helped found the Southern Christian Leadership Conference (SCLC) in 1957

TUGAS TUTORIAL I - BAHASA INGGRIS - SEMESTER I


London was very cold and foggy. Ebenezer Scrooge was working hard in his office. His secretary, Bob Cratchit, was writing letters quietly in the next room. It was a small room, with a small fire. Bob was very cold. Scrooge did not give Bob much wood for his fire because he did not like to spend money. Scrooge did not like anything. He did not like the people in the streets or the people he worked with. He especially hated Christmas. Scrooge was an old man. He was very thin, with thin, white hair on his head and face. He had worked in the same dark office for very many years. Once it had been the office of SCROOGE AND MARLEY, and those names were still on the door. But Jacob Marley had died seven years before and Scrooge worked on without him.

(Adapted from: Dicken, C. 2002. A Christmas Carol. Harlow: Pearson Education Limited.)

1. Dari paragraf yang diberikan di atas, coba Anda identikasi mana saja kata-kata yang merupakan 5 proper nouns, 5 common nouns, 5 verbs, 5 adjectives, dan 2 adverbs

a. 5 Proper Nouns:

- London

- Ebenezer Scrooge

- SCROOGE AND MARLEY

- Bob

- the door.

b. 5 Common Nouns:

- office

- room

- money

- fire

- streets.

c. 5 Verbs:

- was working

- had worked

- his fire

- had been the office

- was writing.

d. 4 Adjectives:

- His secretary, Bob Cratchit, was writing letters quietly in the next room

- He did not like the people in the streets or the people he worked with

- He had worked in the same dark office for very many years

-  Scrooge did not give Bob much wood for his fire because he did not like to spend money

e. 2 Adverbs:

- He did not like the people in the streets or the people he worked with. He especially hated Christmas.

- His secretary, Bob Cratchit, was writing letters quietly in the next room.

2. Make one sentence with a noun phrase and underline the noun phrase in your sentence.

- The one to be blamed for all of the things that happened is you.

3. Make one sentence with a verb phrase and underline the verb phrase in your sentence.

- The mother and father never found out about thei uncles bad behaviour.

4. Make one sentence with an adjective phrase and underline the adjective phrase in your sentence.

- Her mama was in the kitchen baking carrot cookies and the wonderful smell of the warm cookies woke Betsy.

Tugas 2 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

Mohammad Hatta was a prominent politician in Indonesia who served as its first vice president. His father, Haji Mohammad Djamil, died when he was eight months old. Following the matrilineal society of Minangkabau, his mother raised him and his sister in her family. He pursued the doctorate degree in Netherland and completed all requirements to be awarded it. He also joined Indische Vereeniging which later changed its name into Indonesische Vereeniging. The organization carried the voice of the Indonesian people for their country independence.
Read the above paragraph and answer the questions.
What does the word “its” in the first sentence refer to?
What does the word “his” in the second sentence refer to?
What does the word “he” in the second sentence refer to?
What does the word “him” in the third sentence refer to?
What does the word “her” in the third sentence refer to?
What does the word “it” in the fourth sentence refer to?
What does the word “its” in the fifth sentence refer to?
What does the word “their” in the sixth sentence refer to?
Identify 6 subjects in the above paragraph
Identify 6 predicates in the above paragraph
 
Pembahasan :
1. the word "its" in the first sentence refer to Indonesia
2. the word "his" in the second sentence refer to Mohammad Hatta
3. the word "he" in the second sentence refer to Mohammad Hatta
4. the word "him" in the third sentence refer to  Mohammad Hatta
5. the word "her" in the third sentence refer to Mohammad Hatta's mother
6. the word "it" in the fourth sentence refer to doctorate degree
7. the word "its" in the fifth sentence refer to  Indische Vereeniging
8. the word "their" in the sixth sentence refer to Indonesian people
9. Identify 6 subjects in the above paragraph
Mohammad Hatta 
His father, Haji Mohammad Djamil
his mother
He
He
The organization
10. Identify 6 predicates in the above paragraph​
was 
served
died
raised 
pursued 
completed 
joined 
changed

carried

Diskusi 8 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

Coba Anda jelaskan pengertian skimming, kemudian berikan 3 contoh penggunaan skimming dalam kehidupan sehari-hari.
Pembahasan :
Pengertian skimming adalah suatu teknik membaca dengan kecepatan tinggi guna mencari hal-hal yang penting atau ide pokok dari suatu bacaan. Teknik membaca ini dilakukan dengan cara membaca suatu bacaan secara cepat dan sekilas guna mendapatkan kesan keseluruhan dan umum.
contoh skimming
1. Memeriksa sebuah bab dalam buku, sebelum memperlajarinya secara serius supaya mendapatkan sebuah gagasan tentang cakupan umum bab yang akan dipelajari.
2. Menyampel beberapa halaman novel atau karya tulis jenis lain guna menentukan apakah karya tulis tersebut adalah bacaan yang bernilai atau bukan.
3. Memeriksa secara cepat sebuah artikel tentang isu kontroversial guna menemukan pandangan pengarang, tanpa memperhatikan argumen pengarang yang spesifik.
4. Memeriksa bahan bacaan untuk menilai apakah bacaan tersebut mengandung jenis informasi yang sedang kita cari.
Meneliti bahan bacaan untuk menentukan apakah bacaan tersebut dapat dipahami atau tidak.

Diskusi 6 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

pengertian Direct Object dan Indirect Object, kemudian berikan 2 contoh untuk masing-masing jenis object dalam kalimat Bahasa Inggris.

Direct object adalah objek langsung, bisa juga disebut dengan objek pertama. Sedang indirect object adalah objek tidak langsung, atau objek kedua dalam struktur kalimat. Fahami Kuncinya, istilah direct dan indirect object hanya berlaku pada kata kerja yang memiliki dua objek.

Diskusi 4 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

pengertian refer to dan kemudian berikan 3 contoh untuk penggunaannya dalam kalimat atau paragraph

Refer to dalam pembahasan ini dimaksudkan sebagai kata lain yang digunakan untuk merujuk pada seseorang atau sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya.

Contoh :

- You have lost my book. You have to find it .

Kata it pada kalimat pertama merujuk pada kata book pada kalimat kedua. Kalimat tersebut termasuk contoh dari refer to something.

- In this university there are many male students. They have to join the extracurricular boxing every one weeks.

Kata They pada kalimat kedua merujuk pada male students di kalimat pertama. Kalimat tersebut termasuk contoh dari refer to somebody

- Wahyu give Arif seat on her a ride.

Kata her merujuk pada seseorang yang bernama Wahyu.

 

Diskusi 3 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

Coba Anda jelaskan perbedaan dependent clause dan independent clause; serta berikan contoh untuk masing-masing jenis clause.
dependent clause adalah sekumpulan kata yang mempunyai subjek dan verba yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat dan dikenal juga sebagai sebagai subordinate clause. 
dependent clause terdiri dari 3 jenis yaitu adverb, adjective and noun.
contoh : 
- matt never played because he thought he was not good enough = because he thought he was not good enough sebagai dependent clause.
- He thought if he ever got up to bat, he would never be able to hit the ball = if he ever got up to bat sebagai dependent clause.
independent clause adalah bagian dari kalimat yang dapat berdiri sendiri. pada dasarnya klausa dapat digabungkan dengan 3 cara : coordination, subordination, dan dengan menggunakan titik koma.
contoh :
vony is the girl who got the job. 
give it to whomever deserves it.

Diskusi 2 Bahasa Inggris Universitas Terbuka - Semester I

  jelaskan pengertian noun phrase, verb phrase, adjective phrase, dan adverbial phrase serta berikan dua contoh dalam kalimat untuk masing-masing phrase.

- noun phrase adalah merupakan hasil dari penggabungan kata benda (noun) dan kata ganti benda (phrase), dan dapat berperan sebagai subjek, objek pelaku, objek, atau pelengkap penderita.

contoh: 

My first best friend is yudi = my first best friend sebagai subjek

To conquer europe and russia is hitler's goal = To conquer europe and russia sebagai objek kaya kerja

daniel is emily jones's brother = emily jones's brother sebagai pelengkap pelaku

- verb phrase adalah frasa verba yang terdiri dari satu kerja, objek langsung dan tidak langsung dan frasa adverbia atau adverb phrase atau adverb clause yang memodikasinya.

contoh : 

I hated monday mornings = hated monday morning sebagai verb phrase

everything always seemed to go disastrously wrong = seemed to go disastrously wrong sebagai verb phrase

adjective phrase adalah suatu frasa yang menerangkan suatu nomina atau pronomina

contoh :

the air smelled of mildew and rotted beams, but also of horse sweat and wood smoke = of mildew and rotted beams, but also of horse sweat and wood smoke sebagai adjective phrase

They would rest under the shade of the big, old tree =  the big, old tree sebagi adjective phrase

adverbial phrase adalah prepositional phrase yang dapat berupa adverbial phrase dan berfungsi sebagai adverb 

contoh :

mrs. picken accused him of staying away longer than he promised = of staying away longer than he promised sebagai adverbial phrase

capntain neelson had been worrying over his calculations = over his calculations sebagai adverbial phrase